Direction

Jadilah Kader Sejati Untuk IPM

SCM Music Player

Kamis, 13 Januari 2011

Tips-tips Jitu Agar Tidak Kena Tilang

Sebagai bangsa pecinta damai, sudah bukan rahasia jika banyak pengguna jalan yang lebih memilih jalur ‘salaman’ jika ditilang. Tapi sesuai dengan semangat reformasi, warga Indonesia juga anti praktik KKN, menyebabkan banyak yang berusaha untuk tidak menyogok, meski tetap keberatan ditilang.
Cara yang diambil sebagai jalan tengah berbeda-beda. Berikut ini adalah tiga trik yang paling sering dicoba hingga terbukti keabsahannya. Dan trik-trik ini…TIDAK PERNAH GAGAL!

RAHASIA ANTI TILANG #1: Saya anak jendral!
Trik ni merupakan trik yang paling umum. Kadang dikombinasikan dengan pengakuan saudara atau penyelipan kartu nama pejabat kepolisian. Saat dihentikan, calon tilang memasang tampang percaya diri, dan berbicara dengan suara lantang, nada sok, penuh keyakinan.
Skenario:
“Maaf bu, ibu melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“YA SUDAH! YA SUDAH! KAU TILANGLAH AKU SEKARANG! AYO CEPAT! TILANG SAJA!”
“Err…maaf bu, memangnya ibu..siapa ya?”
“MACAM MANA PULA KAU TANYA-TANYA SIAPA AKU! KALAU KAU MAU TILANG, YA TILANGLAH SANA!”
“Maaf bu, ibu kenal siapa?
“MEMANGNYA KALAU AKU KENAL SIAPA-SIAPA KENAPA? HAH? MAU KAU TILANG LEBIH BESAR LAGI? HAH?”
“Engga bu, lain kali hati-hati ya…”
Mengapa tak pernah gagal…Dalam ilmu psikologi, taktik ini ini berpangkal pada reverse psychology, dimana seseorang melakukan persuasi guna mengarahkan lawan bicara melakukan hal yang justru tidak diinginkan. Menyuruh pak polisi untuk menilang dengan lantang akan memicu reaktan dalam diri Pak Polisi, yaitu respon negatif saat menanggapi sebuah persuasi, sehingga bertindak justru kebalikan persuasi yang diberikan (melepaskan dan tidak menilang).
Teori psikologi ini sebenarnya berasal dari abad kuno Indonesia, dan dikenal dalam bahasa lokal sebagai teori gertak sambal, dimana seseorang mengambil peran yang mengisyaratkan kekuatan yang lebih besar dari yang sebenarnya dimiliki. Semakin banyak grey area, lawan bicara semakin ragu akan kemampuan kita sepenuhnya dan biasanya tidak berani mengambil risiko….
Karena seringnya digunakan, diperlukan kehati-hatian dalam melaksanakan trik ini. JANGAN BERBOHONG adalah kunci sukses keberhasilan. Itu termasuk: jangan mengaku saudara jika bukan saudara dan jangan memberi nomor telpon yang tidak bisa dihubungi. Ingat, kegagalan dan gerak-gerik mencurigakan bisa berbuah tilang yang lebih berat!

RAHASIA ANTI TILANG #2: Saya lagi banyak masalah, Pak!
WASPADA! TRIK INI MEMBUTUHKAN LATIHAN AKTING! Tips ini sangat cocok bagi Anda para yang mempunyai kemampuan teaterikal. Begitu polisi menyetop, Anda harus segera mulai penjiwaan. Segera telengkupkan tangan, basahi mata dengan air mata buaya, dan tarik ulur ingus sehingga terdengar seperti menangis. Sepanjang interogasi, jaga kontak mata yang minim dengan Pak Polisi, gerakkan tangan menutup muka seperti sedang depresi.
Skenario:
“Maaf bu, ibu melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“Aduh, teserah deh, pak, bapak mau nilang saya apa gimana teserah dhe,”
“Memangnya ibu kenapa?”
“Aduh, ga usah nanya-nanya dhe, Pak, saya lagi banyak masalah nih!”
“Masalah ibu apa?”
“Pokoknya saya lagi banyak masalah! Makanya saya ga lihat tadi tuh lampu merah di depan, pikiran saya kusut! Jadi teserah deh kalau bapak mau nilang saya…” Diucapkan dengan nada frustasi dan diakhiri dengan suara lirih dan nada gantung.
“Duh, ada yang bisa saya bantu kalau lagi ada masalah?”
“Ga bisa! Bapak ga bisa bantu saya!” terkesan mau nangis, “Ga ada yang bisa bantu SAAYAA!” menangis histeris.
“Ya uda dhe kalau ibu lagi banyak masalah, lain kali hati-hati ya…”
Mengapa tak pernah gagal… Karena orang jahat selalu menang, dan ini adalah teknik yang sangat jahat. Trik ini memanfaatkan sisi baik dari seorang Polisi. Manusia pada intinya mempunyai hati nurani yang dibimbing oleh nilai moral dalam lingkungan sosial. Tiada manusia yang lahir tanpa empati akan kesusahan manusia lain, bahkan meski hanya setitik. Apalagi seorang Polisi yang diharapkan menjadi pamong masyarakat.
Taktik ini memang masih jarang digunakan, mungkin karena membutuhkan penghayatan yang mendalam dan juga karena trik ini begitu mudah dikenali. Sekali dipakai, tentunya para polisi akan selalu terkenang-kenang. Ibaratnya sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya. Bisa-bisa bagian skenario tadi dipotong menjadi:
“Ahhh!! Udah! Udah! Ga usah pura-pura! Kemarin uda ada yang pake tuh! Ibu-ibu!”

RAHASIA ANTI TILANG #3: Saya mahasiswa hukum, lho!
Jika Anda bukan mahasiswa hukum, tidak perlu jadi ragu karena membaca judulnya. Memang tidak perlu kuliah hukum sejati untuk menggunakan trik ini. Cukup kemampuan persuasi dan kegigihan mempertahankan kasus macamnya pengacara artis.
Skenario:
“Mbak melanggar pasal sekian karena sekian-sekian”
“Aduh, maaf, Pak, soalnya rambu-nya nggak kelihatan, ketutupan pohon tuu…lagian saya itu baru pertama kali lewat sini, jadi saya kurang paham sama jalanannya…”
“Ya tapi nggak bisa gitu dong, Mbak tetap melanggar dan harus ditilang”
“Wah, nggak bisa langsung ditilang gitu, pak! Kan saya sudah bilang tadi alasannya, rambunya tidak kelihatan karena ketutupan pohon, jadi sebenarnya kesalahan bukan di pihak saya. Saya ini mahasiswa hukum lho, pak! Masyarakat sadar hukum! Saya tahu benar pasal-pasal dan penerapannya, bahwa kalau pelanggaran karena rambu yang tidak jelas, tidak bisa dikenakan sanksi!”
“Memang aturannya seperti itu kok, melanggar ya kena sanksi!”
“Nahh, itu dia, apalagi saya tadi sudah minta maaf karena pertama kali lewat. Saya ini mahasiswa hukum, Pak, jadi saya tahu aturan persidangan. Saya jelas tidak bersalah karena saya tidak diinformasikan sebelumnya bahwa apa yang saya lakukan itu salah. Rambu tidak jelas. Saya pertama lewat. Siapa yang bisa memberi tahu saya?”
“Justru ini saya stop dan saya beritahu, Mbak melanggar!”
“Benar sekali, terimakasih, Pak, tugas seorang polisi memang untuk membimbing anggota masyarakatnya agar patuh peraturan. Karena itu sekarang saya jadi tahu disini ga boleh belok, dan lain kali tidak melanggar.”
“Tapi yang ini tetap ditilang!”
“Wah, saya yakin bapakpun sebagai penegak hukum juga belajar hukum seperti saya di fakultas hukum. Pelanggaran kali ini tidak kena tilang, pak, tapi berikutnya jika saya melanggar lagi, saya harus ditilang. “
“Ya sudah ngomong sana di sidang tilang!”
“Sekali lagi pak, saya ini sudah hampir lulus dari fakultas hukum, berarti saya menguasai materi hukum! Coba bapak liat klo ga percaya, ini kartu mahasiswa saya, FAKULTAS HUKUM angkatan tahun ini lulus. Menurut yang saya pelajari, tidak semua pelanggaran harus masuk tahap persidangan, jika sudah diberikan alasan yang valid atas pelanggaran. Saya sudah memberikan alasan saya. Saya bahkan tidak menyalahkan aparat yang meletakkan rambu di tempat yang tidak terlihat.”
“Ya sudah sana pergi!”
Mengapa tak pernah gagal… tidak ada teori psikologi di balik tips ini, kecuali pemahaman bahwa kejiwaan manusia bisa terganggu kalau mendengar suara yang memekakan telinga terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Polisi pun juga manusia, yang bisa gila mendengar rentetan alibi tak henti oleh suara yang tak enak didengar.
Tentunya tips-tips tersebut tidak bermaksud menghina lembaga kepolisian. Kami pun pernah menikmati buah reformasi birokrasi saat mengurus SIM, surat tabrakan dan ditilang. Ramah-cepat-tidak mahal. Justru semua tips ini ditulis supaya pihak berwenang dapat menghindari orang-orang yang suka ngemplang tilang. Ada lagi yang mau membantu upaya penegakan hukum?

Senin, 10 Januari 2011

Mengenal Bidang IPMawati

Siapakah ipmawati?

Ipmawati berasal dari kata IPM dan Wait. IPM adalah organisasi otonom persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak di kalangan pelajar baik putra maupun putrid. Sedang Wati artinya wanita atau putri. Jadi yang disebut dengan ipmawati adalah setiap anggota IPM putri.

Sejarah Departemen Ipmawati

Pada awal didirikannya IPM, departemen Ipmawati belum dibentuk. Struktur organisasinya belum seperti sekarang ini dimana terdapat empat departemen yaitu; Departmen dakwah, Departemen Ipmawati, Departenmen PIP serta Pengembangan Keterampilan. (Hasil Muktamar IPM ke-8 di Yogyakarta, 25 Januari 1990).

Tetapi pada pengembangan awal tersebut Ipmawati sudah mulai berperan seperti dalam kepengurusan IPM, misalanya : “sebagai bendahara atau sekretaris dan juga Ipmawati berusaha mempopulerkan IPM”.

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat maka peran dari perempuan semakin dibutuhkan. Untuk itu dirasakan perlu adanya suatu wadah yang khusus membina para pelajar putrid. Maka pada Muktamar IPM ke-V di Jakarta terjadilah perubahan struktur kepemimpinan. Khususnya posisi Ipmawati dalam kaitannya dengan organisasi IPM dimana saat itu terpilih ketua III yang membawahi departemen Ipmawati.

Sejak itu Ipmawati mempunyai kesempatan yang lebih luas bersama-sama dengan Ipmawan untuk duduk dalam setiap jenjang kepemimpinan baik dalam jabatannya sebagai staff harian maupun dalam departemen Ipmawati akan selalu ikut serta menentukan langkah-langkah IPM secara keseluruhan dalam rangka merealisirkan tujuan IPM

Status dan kedudukan Ipmawati

Status Ipmawati dalam IPM tidak hanya sebagai (peripheral) atau pelengkap saja, tetapi Ipmawati pun mempunyai andil yang besar dalam usaha untuk mencapai tujuan. Ipmawati mempunyai kedudukan yang sama dan setara sebagai mitra sejajar bagi Ipmawan baik dalam struktur kepemimpinan maupun dalam menjalankan tugas-tugas organsisasi.

Fungsi dan peran Ipmawati

Fungsi Ipmawati bagi pelajar putri mempunyai arti yang penting dalam perjuangan IPM serta Muhammadiyah. Karena Ipmawati berfungsi sebagai salah satu sarana untuk mencapai cita-cita. Peran Ipmawati dalam IPM merupakan partner dalam menjalankan tugas-tugas organisasi dimana pihak yang satu dengan yang lainnya saling melengkapi, mengisi dan membantu sesuai dengan kodrat dan kemampuannya.

Ipmawati ikut berperan dalam memajukan organisasi maupun masyarakat pelajar, dalam mengisi dan menjunjung bagi kehidupan para pelajar yang akhirnya sampai pada pencapaian tujuan “Terbentuknya pelajar muslim yang berahlaq mulia, dalam rangka menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama adil makmur yang diridhoi Allah Swt”.

Dengan berubahnya pandangan dunia terhadap perempuan, yaitu sejarah diberinya kesempatan kepada perempuan untuk ikut serta mengembangkan potensi secara wajar, terbukti sudah membawa perempuan mampu menangani bidang-bidang yang semula dianggap hanya mampu ditangani oleh kaum pria saja. Demikian pula dengan Ipmawati. Demikian pula dengan Ipmawati. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi tidak hanya merupakan tugas dari Ipmawan tetapi Ipmawati juga bisa berperan didalamnya

Kewajiban Ipmawati

-         Dalam lingkup IPM

1.      Mengurusi ke-Ipmawatian secara khusus, misalnya; melalui pendidikan khusus ipmawati (diksusti) atau program-program pengkaderan lainnya.

2.      Sebagai wadah mendidik kader-kader perempuan Islam yang militant dan konsekuen.

3.      Sebagai teladan bagi pelajar putri Islam yaitu mencerminkan kepribadiannya sesuai dengan fungsinya sebagai perempuan.



-         Dalam lingkup masyarakat

1.      Ipmawati harus sanggup menggalang pembangunan ummat, melalui dakwah Islam amar makruf nahi  mungkar (QS : 3 104)

2.      Ipmawati sebagai pahlawan-pahlawan pembangunan. Dalam arti membangun ummat dengan penuh keihlasan, tanpa pamrih, tekun menanamkan ajaran-ajaran Islam baik kepada warga Ikatan sendiri maupun untuk masyarakat pada umumnya.

3.      Ipmawati sebagai komponen pelajar harus mampu merintis peningkatan dalam pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, disini ikatan dapat dijadikan wadah untuk menempa warganya yang mampu menelorkan pelajar berkepribadian muslim yang dapat diharapkan menjadi sponsor pembangunan manusia seutuhnya.

4.      Ipmawati harus mampu berperan sebagai primadona yang cakap dan cerdas serta mampu mengatasi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.



-         Dalam ‘Aisyiyah / Muhammadiyah
Sebagai pelopor, pelangsung, penyempurna cita-cita dan amal usaha ‘Aisyiyah / Muhammadiyah serta pada saatnya sanggup menerima estafet perjuangan.

Jumat, 07 Januari 2011

IPM Tetap Tolak UN

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL--Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tetap menyatakan menolak penyelenggaraan ujian nasional dan mengharapkan ujian penentu kelulusan siswa tersebut dicabut.

"Kami tetap konsisten menolak ujian nasional karena ini sangat tidak fair, dan target kami pada 2011 nanti ujian nasional sudah dicabut," kata Ketua Pengurus Pusat (PP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Dwi Arya Kusuma pada konferensi pers menjelang Muktamar IPM ke-17 IPM di Bantul.

Menurut dia, penyelenggaraan ujian nasional telah banyak menyudutkan para pelajar dan mengabaikan rasa keadilan di kalangan pelajar. "Masa belajar selama tiga tahun di sekolah, kelulusannya hanya ditentukan melalui ujian nasional yang hanya mengujikan beberapa mata pelajaran tertentu," katanya.

Ia mengatakan, sitem ujian tersebut jelas melunturkan tujuan pendidikan itu sendiri yang seharusnya untuk pendidikan karakter pelajar dan bukan hanya untuk untuk mendidik para pelajar untuk menguasai mata-mata pelajaran yang diajarkan.

"Seharusnya pendidikan diselenggarakan untuk menggali potensi yang ada pada masing-masing pelajar, bukan malah menyudutkan mereka yang kebetulan mengalami kesulitan dalam menguasasi mata-mata pelajaran tertentu," katanya.

Dwi mengatakan, muktamar IPM akan membahas program untuk mentranformasi organisasi IPM menjadi lembaga yang bisa menampung dan mengembangkan bakat para pelajar.

"IPM juga akan membicarakan usaha mencegah dampak negatif dari budaya popular hedonisme yang marak saat ini dan membawa para pelajar dalam kehidupan yang lebih kreatif melalui kegiatan yang tidak hanya mengutamakan bidang studi, tapi juga perlu adanya penyeimbang seperti pengembangan bidang sastra dan seni," katanya.

Selasa, 04 Januari 2011

IPM

KRITERIA SISWA IDEAL

Assalamualaikum … Wr Wb
Seorang siswa biasa dijadikan teladan bukan dilihat dari kepintarannya saja, tapi dilihat juga dari berbagai aspek, yaitu diantaranya kreatifitasnya, atensi, keaktifan cara berbicara, kedisiplinan, kepatuhan, dan sifat – sifat baik lainnya. Keenam sifat utama tersebut adalah crative, attentive, obedient, dan good. Jika disingkat menjadi CAT – DOG judul sebuah film kartun yang terdiri dari dari dua mahluk binatang yang bersatu dalam satu tubuh dan tidak terpisah satu sama lainnya. Seperti halnya keenam criteria siswa yang akan ibu bahas juga satu sama lainnya tidak bisa dipisah – pisahkan.
Yang pertama CREATIVE seorang siswa harus memiliki kreatifitas yang tinggi jika ingin maju. Kalian sebagai siswa harus memiliki kreatifitas yang tinggi jika ingin maju. jangan hanya ingin disuapi oleh guru saja dalam belajar. Kalian bisa menambah ilmu dengan kekreatifan kalian. Misalnya, dalam bahasa inggris kalian bisa membuat kamus sendiri dengan kosakata yang sudah kalian pelajari, atau kalian buat kumpulan rumus matematika, fisika dah hitung – hitungan ekonomi dalam sebuah buku saku mungil yang bisa kalian bawa kemana – mana. Sehingga dimana saja kalian bisa baca – baca. Atau kalian bisa ikut bimbingan belajar tambahan secara gratis dari TV, terutama pelajaran yang di UN-kan. Banyak sekali materi – materi yang disampaikan pada program TV tersebut, kalau kalian rajin mengikutinya maka wawasan kalian akan bertambah, tidak hanya dari guru saja. Terutama untuk siswa kelas 9 kalian akan terbantu kesiapan menghadapi ujian kelak….
Yang kedua adalah ATTENTIVE atau perhatian. Siapkan diri kalian untuk belajar dengan memusatkan perhatian kalian, baik terhadap pelajaran maupun kepada guru kalian. Dengan perhatian yang terpusat ketika guru sedang mengajar, maka pikiran kalian pun sepenuhnya akan terfokus. Biasanya jika kalian memperhatikan guru maka materi pelajaran akan terserap oleh otak, sehingga ingatan kalian lebih lama terhadap pelajaran. Bandingkan jika kalian tidak memperhatikan guru, maka ketika ditanya oleh guru atau ketika ulangan, pikiran kalian akan blank karena otak kalian tidak bekerja dengan baik sehingga pengelolaan pikiran kalian sangat kurang dan akibatnya otak kalian lemah dalam memahami pelajaran.
Ketiga adalah TALK – ACTIVE atau aktif berbicara. Kalian belum bisa dikatakan pintar kalau kalian tidak terbiasa aktif berbicara. Aktif disini adalah ketika ada materi yang kurang di mengerti maka biasakan berani mengajukan pertanyaan dan sebaliknya jika guru mengajukan pertanyaan maka kalian harus sigap menjawab pertanyaan, jadi di dalam kelas ada interaksi antara guru dan siswa, sehingga suasana kelas menjadi hidup.
Sifat yang keempat adalah DICIPLINE. Kesuksesan seseorang tergantung kepada kedisiplinnannya. Begitupun kalian, jika ingin sukses biasakan berdisiplin, terutama dalam waktu. Sebagai siswa yang penuh disiplin kalian harus datang in time dan pulang on time. In time artinya kalian harus datang sebelum pelajaran dimulai, atau sebelum jam 7, sedangkan kalau pulang harus on time atau tepat waktu, yaitu menunggu bel tanda pulang berbunyi.
Sifat kelima adalah OBEDIENT atau kepatuhan . Kalian harus selalu mematuhi semua peraturan yang berlaku , baik peraturan yang ada di sekolah kalian maupun peraturan-peraturan lainnya .Contoh peraturan di sekolah adalah kalian harus berpakaian seragam yang dilengkapi atribut sekolah ,untuk perempuan memakai rok yang panjangnya beberapa senti di bawah lutut . Rambut tidak boleh diwarnai , kuku tidak boleh dikitek , dan lain-lain .Ini semua adalah untuk membedakan kalian sebagai pelajar dengan yang bukan pelajar .Atau kalian sebaiknya tidak membawa HP ke sekolah . Peraturan ini ditujukan agar kalian tidak menggunakan HP di sekolah untuk hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa mengganggu belajar kalian . Karena jika kalian membawa hp ke kelas dan tidak di non aktifkan , maka ketika dengan teman kalian , atau ketika sedang diskusi ,kalian malah asyik mengakses internet atau mendengarkan lagu .
Sifat keenam adalah GOOD atau sifat baik . Sebagai pelajar kalian dituntut untuk bersikap baik . Contohnya selalu berbicara sopan dan lemah lembut ,jangan dibiasakan melontarkan kata-kata yang tidak baik , terutama yang berkaitan kosakata kebun binatang . Ketika bertemu guru , ucapkan salam ,dan jangan dibiasakan bergosip tentang guru kalian , baik cara mengajarnya ataupun cara menerangkan pelajaran di kelas . Sikap baik lainnya adalah selalu bersikap jujur dan rendah hati ,dan masih banyak lagi. Jika keenam sifat yang ibu uraikan barusan dimiliki dan dilaksanakan oleh kalian dalam kehidupan sehari-hari ,maka kalian bisa dijadikan panutan oleh teman-teman atau orang-orang di sekeliling kalian , Karena kalian pantas menjadi seorang siswa yang ideal dalam segala hal .Kalau sifat-sifat ini sudah tertanam dalam diri kalian semua , maka tidak akan ada lagi siswa yang dihukum karena tidak mentaati peraturan , atau tidak akan ada teman yang tersakiti oleh sikap dan tingkah laku kalian ,dan yang paling utama adalah kalian menjadi siswa yang baik dalam segala hal . dan ibupun berharap kalian semua bisa menerapkan keenam sifat-sifat CREATIVE, ATTENTIVE, TALK ACTIVE ,DISCIPLINE, OBEDIENT, dan GOOD dalam keseharian kalian.
Sumber : Amanat pembina upacara (Dra Emi Suhaemi)

QS. Al Qolam : 1-6

Created by

PIMPINAN RANTING IPM SMK MUHAMMADIYAH PARAKAN